Bahaya! Jangan Sepelekan 7 Hal yang Menggangu Jaringan Listrik


Jakarta -
Energi listrik yang Anda nikmati di rumah ternyata membutuhkan waktu dan proses penyaluran yang panjang. PLN membutuhkan jaringan listrik/sambungan tenaga listrik (STL) untuk menyalurkan atau memasok listrik ke rumah warga, perkantoran, pabrik, rumah sakit, hingga tempat ibadah.
Untuk diketehui, STL dibedakan berdasarkan voltage tegangan listrik dan konstruksinya. STL Tegangan Tinggi nilai tegangannya 150-500 kV, STL Tegangan Menengah nilai tegangannya 20 kV, dan STL Tegangan Rendah nilai tegangannya 380 V.

Berdasarkan konstruksi, STL terbagi menjadi dua, yaitu konstruksi melalui saluran udara dan konstruksi melalui kabel bawah tanah. STL melalui saluran udara lokasinya cukup dekat dengan lingkungan sekitar.

Meski STL melalui saluran udara terpasang sesuai SOP, terkadang masih saja terjadi pemadaman akibat mainan layang-layang atau ranting pohon yang mengenai STL bahkan warga tersetrum listrik saat memasang antena di atap rumah. Oleh karena itu, STL melalui saluran udara harus mempunyai ruang bebas hambatan dan jarak aman.

Ruang bebas hambatan adalah jalur lintas yang dilalui jaringan listrik yang bebas dari penghalang. Bila bersentuhan dengan penghantar, dapat menyebabkan gangguan atau padam.

Sementara jarak aman adalah jarak antara sambungan tenaga listrik dengan benda atau lingkungan hidup terutama pengguna tenaga listrik yang dianggap aman. Berikut ini jarak aman yang harus diterapkan.

Listrik memang memberikan banyak manfaat untuk kehidupan manusia. Namun bila tidak berhati-hati, energi listrik bisa menyebabkan bencana seperti kebakaran. Jadi hindarilah berberapa kegiatan yang dapat mengganggu jaringan listrik seperti di bawah ini.
  1. Memasang antena/reklame/baliho/umbul umbul/neon box di dekat jaringan listrik
  2. Bermain layang-layang menggunakan arku atau kawat di sekitar jaringan listrik
  3. Mencantol listrik untuk penerangan
  4. Mendirikan atau memperbaiki bangunan yang terlalu dekat dengan jaringan listrik tanpa koordinasi dengan PLN
  5. Membakar sampah atau bermain petasan di bawah jaringan listrik
  6. Membiarkan ranting-ranting pohon mengenai jaringan listrik
  7. Memarkir truk atau trailer di dekat jaringan listrik.

Kegiatan yang mengganggu jaringan listrik tersebut selain membahayakan juga dapat menyebabkan padam listrik yang pemulihannya membutuhkan waktu lama. Petugas harus menelusuri sepanjang jaringan untuk mencari titik gangguan.

Untuk mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan, mari jaga jaringan listrik demi kemanan dan kenyamanan bersama. Apabila ada yang melakukan tindakan membahayakan jaringan listrik maka peringatkan, hentikan, dan laporkan ke contact center PLN 123.

Sumber :
https://news.detik.com/advertorial-news-block/4175814/bahaya-jangan-sepelekan-7-hal-yang-menggangu-jaringan-listrik